Senin, 29 April 2013

PRODUSEN



PRODUSEN




1.      Apa pengertian dari produsen? dan sebutkan pengkategorian produsen!
       Jawab :
   Produsen adalah orang atau pembuat yang menghasilkan barang dan jasa untuk para konsumen yang membutuhkan.
Kategori produsen antara lain :
- Produsen
- Distributor
- Agen 
- Pengecer
- Pengguna
2.
      Apa yang dimaksud dengan perilaku produsen?
 Jawab :
Perilaku produsen adalah perilaku seseorang atau si pembuat dalam menjalankan tugas untuk membuat barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan para konsumen yang memiliki nilai tinggi bagi masyarakat.

3.
      Apa yang dimaksud dengan fungsi produksi?
Jawab :
Fungsi produksi merupakan suatu gambaran yang memiliki pemasukan dan pengeluaran dengan jumlah keseluruhan yang dihasilkan setiap saatnya dari proses produksi tersebut.

4.
       Apa yang dimaksud dengan Least Cost Combination?
Jawab :
Least Cost Combination adalah menentukan nilai kombinasi input dimana yang harus memerlukan biaya   terendah jika  jumlah produksi yang ingin dihasilkan telah ditentukan secara optimal.

5. Bagaimana cara mengoptimalkan produksi?
Jawab :
Dengan cara meningkatan keterampilan dalam pembuatannya untuk bisa menghasilkan nilai yang tinggi dan juga meningkatkan kualitas produksi sebelum di pasarkan di masyarakat bahwa barang itu layak atau tidak untuk di konsumsi oleh para konsumen.

ELASTISITAS



KONSEP ELASTISITAS

1. Apa yang dimaksud dengan elastisitas?
Dalam ilmu ekonomi, elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel dengan perubahan variable lainnya. Dengan kata lain, elastisitas mengukur seberapa besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.

2. Mengapa elastisitas perlu dikaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry?
Elastisitas perlu dikaji lebih dalam oleh perusahaan atau industri karena untuk mengetahui harga pasar agar konsumen/pembeli dapat membeli barang kebutuhan mereka, karena apabila harga yang diberikan oleh sebuah perusahaan terhadap produknya terlalu tinggi masyarakat akan mencari barang lain untuk memenuhi kebutuhan mereka yang tentunya harganya lebih sesuai dengan pendapatan mereka.

3. Jelaskan konsep elastisitas harga permintaan dan penawaran, silang danpendapatan!
Elastisitas harga Permintaan
Elastisitas harga permintaan adalah suatu  alat/konsep yang digunakan untuk mengukur derajat kepekaan/ respon perubahan jumlah/ kualitas barang yang dibeli sebagai akibat perubahan faktor yang mempengaruhi.
Elastisitas harga permintaan merupakan perbadingan daripada persentasi perubahan jumlah barang yang diminta dengan prosentase perubahan pada harga di pasar, sesuai dengan hukum permintaan, dimana jika harga naik, maka kuantitas barang turun Dan sebaliknya.
Elastisitas yang dikaitkan dengan harga barang itu sendiri. Elastisitas harga(Ep) mengukur berapa persen permintaan terhadap suatu barang berubah bila harganya berubah sebesar satu persen.
elastisitas harga ini besar indeksnya/koefisiennya dapat kurang dari, sama dengan lebih besar dari satu Dan merupakan angka mutlak (absolute), sehingga permintaannya dapat dikatakan :
·         Tidak elastisitas (in elastic)
·         Unitari (unity) dan
·         Elastis (elastic)
Faktor Yang Mempengaruhi Elastisitas Harga Permintaan
Ada beberapa faktor yang menentukan elastisitas harga permintaan :
·         Tersedia atau tidaknya barang pengganti di pasar
·         Jumlah pengguna/tingkat kebutuhan dari barang tersebut
·         Jenis barang dan pola preferensi konsumen
·         Periode waktu yang tersedia untuk menyesuaikan terhadap perubahan harga/periode waktu penggunaan barang tersebut.
·         Kemampuan relatif anggaran untuk mengimpor barang
Elastisitas akan besar jika :
·         terdapat banyak barang subsitusi yang baik
·         harga relatif tinggi
·         ada banyak kemungkinan-kemungkinan penggunaan barang lain
Elastisitas umumnya akan kecil, jika:
·         benda tersebut digunakan dengan kombinasi benda lain
·         barang yang bersangkutan terdapat dalam jumlah banyak, dan dengan harga-harga yang rendah.
·         Untuk barang tersebut tidak terdapat barang-barang substitusi yang baik, Dan benda tersebut sangat dibutuhkan.

Elastisitas Penawaran
Didefinisikan sebagai ukuran kepekaan jumlah penawaran suatu barang dengan harga barang itu sendiri. Elastisitas penawaran mengukur persentase perubahan jumlah penawaran yang terjadi akibat persentase perubahan harga. Sebagai contoh, jika harga sebuah barang naik 10%, jumlah penawarannya naik 20%, maka koefesien elastisitas permintaannya adalah 20%/10% = 2. (Case & Fair, 1999: 119).
Ada beberapa faktor yang menentukan elastisitas harga permintaan :
·         Tersedia atau tidaknya barang pengganti di pasar
·         Jumlah pengguna/tingkat kebutuhan dari barang tersebut
·         Jenis barang dan pola preferensi konsumen
·         Periode waktu yang tersedia untuk menyesuaikan terhadap perubahan harga/periode waktu penggunaan barang tersebut.
·         Kemampuan relatif anggaran untuk mengimpor barang.
Elastisitas akan besar bilamana :
·         terdapat banyak barang subsitusi yang baik
·         harga relatif tinggi
·         ada banyak kemungkinan-kemungkinan penggunaan barang lain
Elastisitas umumnya akan kecil, bilamana :
·         benda tersebut digunakan dengan kombinasi benda lain
·         barang yang bersangkutan terdapat dalam jumlah banyak, dan dengan harga-harga yang rendah.
·         Untuk barang tersebut tidak terdapat barang-barang substitusi yang baik, Dan benda tersebut sangat dibutuhkan.
Elastisitas Silang (The Cross Price Elasticity of demand)
Elastisitas yang dikaitkan dengan harga barang lain. Elastisitas silang (Ec) mengukur persentase perubahan permintaan suatu barang sebagai akibat perubahan harga barang lain sebesar satu persen. Untuk mengukur besarnya kepekaan permintaan suatu barang jika harga barang lain yang berubah, yaitu harga barang yang ada kaitanya dengan barang tersebut yang berupa barang komplementer dan dapat berupa barang subtitusi.

4. Faktor apa saja yang menentukan tingkat elastisitas?
·         Tingkat subtitusi : makin sulit mencari subtitusi suatu barang,permintaan makin inelastic
·         Jumlah pemakai : makin banyak jumlah pemakai akan suatu barang makin inelastic
·         Proporsi kenaikan harga terhadap pendapatan konsumen : bila proporsi tersebut besar,maka permintaan cenderung lebih elatisitas
·         Jangka waktu : jangka waktu permintaan atas suatu barang juga mempunyai pengaruh terhadap elastisitas harga

5. Bagaimana menurut anda tentang konsep elastisitas?
Konsep elastisitas dalam ekonomi merupakan konsep yang berdasarkan atas tingkat harga suatu barang itu sendiri dan juga pendapatan masyarakat itu sendiri.

KONSUMEN



1. Apa yang dimaksud perilaku konsumen ?
menurut saya perilaku konsumen itu adalah proses seseorang berhubungan dengan pemilihan produk dan jasa yang ingin dia cari atau ingin dia beli untuk dimiliki .
                   


gambar diatas adalah contoh dari seorang konsumen yang ingin membeli suatu produk di suatu swalayan , dan dia sedang memilih produk yang dia inginkan atau dia ingin membelinya .


2. Mengapa perilaku konsumen perlu dikaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industri ?

menurut saya karena agar sebuah perusahaan atau industri agar tau produk apa saja yang sedang diminati oleh para konsumen saat ini .


3. Jelaskan pendekatan yang dapat digunakan dalam analisis perilaku konsumen ?

menurut saya ada tiga pendekatan yaitu :

-Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif. Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.
-Pendekatan ke dua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi. pendekatan  ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perilaku dan pembuatan keputusan konsumen. Studi dilakukan melalui eksperimen dan survei untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.
-Pendekatan ke tiga disebut sebagai sains pemasaran yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika.Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba modelmatematika berdasarkan hierarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.
Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.




4. Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen ?
Menurut saya faktor-faktor yang menentukan perilaku konsumen adalah :
faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah kebudayaan, faktor sosial, pribadi, psikologis. Adapun penjelasannya sebagai berikut:
a. Faktor kebudayaan
Kebudayaan merupakan penentu keinginan dan perilaku yang paling mendasar untuk mendapatkan nilai, persepsi, preferensi dan perilaku dari lembaga-lembaga penting lainnya.
b. Faktor sosial
Kelas sosial merupakan pembagian masyarakat yang relatif homogen dan permanen yang tersusun secara hierarkis dan yang anggotanya menganut nilai-nilai, minat, dan perilaku yang serupa.
c. Faktor pribadi
Faktor pribadi didefinisikan sebagai karakteristik psikologis seseorang yang berbeda dengan orang lain yang menyebabkan tanggapan yang relatif konsisten dan bertahan lama terhadap lingkungan.
d. Faktor psikologis
Faktor psikologis sebagai bagian dari pengaruh lingkungan dimana ia tinggal dan hidup pada waktu sekarang tanpa mengabaikan pengaruh dimasa lampau atau antisipasinya pada waktu yang akan datang.
kesimpulan dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa ke 4 faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap perilaku konsumen, apabila salah satu faktor tersebut tidak ada pada diri konsumen maka dapat mempengaruhi perilaku konsumen pada kehidupan sehari-harinya.

5. Bagaimana menyikapi masalah perilaku konsumen?
menurut saya dalam menyikapi masalah perilaku konsumen kita harus bisa memanfaatkan teknologi sehingga kita bisa tau produk apa saja yang sedang trend atau eksis dipasaran sehingga kita bersaing untuk lebih maju dan para konsumen bisa memilih barang atau produk yang dia cari atau dia inginkan .